Wednesday, March 09, 2011

Renaissance

Tak terasa, waktu cepat sekali berlalau, Chiyoko akhirnya sampai ke Osaka dan segera mencari taksi untuk menuju apartemen baru nya. Rasanya leleh sekali, ia ingin cepat-cepat sampai ke apartemen dan tidur . Gimanapun caranya pokoknya tidur .
Sesampainya di gedung apartemen, tanpa basa-basi ia langsung  ke resepsionis dan mengambil kunci apartemen yang ada di depannya. walaupun sempat memotong ucapan yang mungkin !!! itu akan menghindarkannya dari hal-hal yang tak diinginkan . Tapi Chiyoko tak bisa berpikir lagi . Pikirannya hanya tertuju untuk TIDUR ! . Yang penting kunci sudah di tangan, apalagi yang perlu dibicarakan . Pikirnya.
Tapi ternyata saat ia membuka pintu .. Voilaaa ! ada seorang pria yang sedang menelepon sambil menghadap ke jendela "sial mampus gue !" secepat kilat ia menutup pintu kamar itu. dan saat itu juga, pelayan  datang menyusulnya.
"maaf nona, ini kunci apartemen anda, tadi anda salah ambil nona" kata pelayan itu .
"asem, malu gue"


||



Tominaru ternyata menyadari kalau ada yang masuk apartement nya saat ia menelpon tadi. Namun ia tak mengetahui siapa yang salah masuk ke apartemen nya itu. yang ia dengar waktu itu adalah ternyata apartemen orang itu berada di sebelah apartemennya . Dengan rasa penasaran, Tominaru keluar dari ruangannya dan pergi ke kamar apartemen sebelah apartemennya . "tok.. tok.. tok" tak ada suara ... "Tok ... Tok ... Tok .." masih gaada suara juga . "TOK .. TOK .. TOK!!!" dengan geram Tominaru mengetuk pintu itu dengan sekencang-kencangnya . tapi, masih tak ada suara ataupun seseorang yang membukakan pintu untuknya . "astaga ! budek amat sih ini orang yang punya apartemen! tetangga macam apa ini ckck" umpat Tominaru sambil memaik\nkan engsel pintu itu dan tiba-tiba .. pintunya terbuka "ya ampun Tuhan, ternyata nggak dikunci ! buat apa gue susah-susah ngetok pintu ampe tangan gue babak belur"
tanpa ba bi bu, Tominaru masuk ke dalam apartemen itu bak seorang maling yang mau nyolong tipi (atau jemuran) di rumah ibu kos . >>kenapa harus ibu kos?<<

Tominaru kaget banget ngeliat ada cewe geletakan di sofa dengan kaki ngangkang kemana-mana . yang satu ke meja tamu, yang satu lagi ke senderan sofa itu . dengan tangan menjuntai ke lantai dan mulut berbuih . bukan karena overdosis, tapi karena iler . ILERNYA BERBUIH ! ya Tuhan lo bisa bayangin gak ? itu serem banget !
dan yang Tominaru kagetikan bukan hanya pose tidur gadis itu yang setara dengan seorang cover girl majalah neraka . Tapi, karena cewe itu adalah cewe yang di isengin sama dia waktu di kereta ...
yang nangis terus marah-marah uring-uringan waktu denger ringtone handphone nya .
Dan inget itu, otak busuk Tominaru mulai bekerja . Ia menyetel ringtone handphone nya pas di telinga Chiyoko .
dor ! Chiyoko terbangun dan mendengus dengan mata yang merah bak banteng yang akan menyerang matador . ciaaat !!!! tendangan Chiyoko membuat Tominaru jatuh ke lantai . Sakit ? tidak ... Tominaru malah tertawa sambil memegangi perutnya yang tertendang . Lalu Chiyoko menangis keluar dari apartemennya sambil mengucapkan caci maki pada Tominaru ...

Lagi-lagi Tominaru bertanya "apa hubungan dia dengan ringtone handphone ku ? aku haru mencari tahu"

1 comments:

Unknown said...

lu pembaca setia yaaa . aduh gue lagi cetek inspirasi nih -_-
lagu-lagi zaman renaissance ga begitu terkenal sih . huwaaaahh !!!

Post a Comment